Sebuah kisah inspiratif nyata yang saya temukan dari berbagai sumber terutama sumber penelitian secara langsung.
Mungkin temen-temen agak heran, kenapa kok judulnya begitu ? yap, jawabnya singkat. karena tidak ada judul lagi yang cocok :D ya temen-temen tahu sendiri bahwa untuk menetapkan Judul artikel, harus puasa senin kamis baru dapat inspirasi. tapi kadang sudah susah2 puasa, malah Lupa. mungkin itu bisa jadi evaluasi tersendiri bagi kita semua. Amin -_-
Ada bapak tua yang sedang mengayuh Becak dan ada Bapak yang Muda gagah perkasa berpotensi memiliki harta lebih. seketika itu saya mengajaknya berkenalan setelah Sholat dhuhur. saya ngobrol dikit dengan bapak yang bekerja mengayuh becak tersebut. Bertepatan juga saat itu moment Puasa, akhirnya saya jadikan "Puasa" untuk bahan perbincangan. awalnya saya mendatangi bapak yang pekerjaannya mengayuh becak tersebut yang sedang duduk-duduk di depan masjid.
Saya ikutan duduk disebelahnya dan mengatakan "wadduuh,, panas sekali ya pak,, Bapak kalau puasa masih tetap kuat ya pak ?" lalu dijawab oleh bapak tukang becak ===>>> "Ya tetap kuat nak, Demi keluarga"akhirnya saya terus berbincang-bincang... sampai pada intinya dia bercerita tentang kehidupan masa mudanya ===>>> (Hasil translate bahasa ngoko ke bahasa Indonesia) "Nak, Mumpung kamu masih muda, gunakan waktumu sebaik mungkin. sekarang bapak sudah gak bisa rubah masa depan ini. karena bapak sudah berada pada masa yang di sebut "masa depan". Dulu bapak selalu ikut-ikutan temen2 untuk memutuskan sesuatu. Bapak gak ngikut lingkungan yang Baik sehingga yaaaa gini deh jadinya." itu bisa dijadikan penghayatan kepada kita, bahwa di saat waktu kehidupan bisa di bilang panjang ini, gunakan sebaik mungkin. karena kalau sudah berada di masa "depan" tidak akan bisa mengutak-atik masa lalu.
Di hari-hari selanjutnya, ternyata ada orang yang gagah perkasa kaya model Artis Hollywood. memakai dasi kantoran, Seragam kantoran dah pokoknya. tetapi saat saya tanyai, beliau mau untuk berbagi kisahnya. setelah berbincang-bincang sampailah pada waktunya. ===>>> "Saya inin orang kaya, punya Villa di suatu daerah. tetapi ya kehidupan saya datar-datar saja. gk ada yang mengasikkan. mobil merk ternama, Rumah saya mewah, duit saya banyak, tetapi kalo sudah kayak gini, apa yang harus saya lakukan. saya bosan dengan hidup seperti ini. Di curigai korupsi, dituduh main JIN, terancam maling dimana-mana, Punya teman banyak juga enggak, ya hidup saya sama Harta2 ini aja. dulu waktu muda saya gunakan untuk mengejar Kekayaan. saya kira dengan hidup kaya seperti ini, akan membuat Bahagia. ternyata itu salah. saya malah bosan menjalani Hidup seperti ini. entah saya bingung apa yang di maksud dengan "Bahagia". Nampaknya di Dunia ini gak ada yang namanya Bahagia selamanya. cuman kadang sehari, 2 hari itu aja."
Poin penting Hikmah yang di dapat :
1. Menyesal karena tidak menggunakan waktu sebaik mungkin
2. Penulis berani berkomunikasi dengan orang yang belum dikenal
3. Mungkin temen-temen bisa menambahi dan mengembangkan..
So, Gunakan waktu sebaik mungkin, karena bisa saja besok adalah ujung waktu kehidupan kita.
"Sesungguhnya manusia dalam kerugian, bagi siapa saja yang tidak menggunakan waktunya sebaik mungking" dan di Surah Al-Asr ayat 1-3 pun mengingatkan kita untuk menggunakan waktu sebaik mungkin.






0 komentar:
Posting Komentar